YATIM EXPO 2013

Rosululloh SAW. bersabda, “Barangsiapa meletakkan tangannya di atas kepala anak yatim dengan penuh kasih sayang, maka untuk setiap helai rambut yang disentuhnya akan memperoleh satu pahala, dan barangsiapa berbuat baik terhadap anak yatim, dia akan bersamaku di Jannah seperti dua jari ini.” Ketika mensabdakan hadits ini Rosululloh SAW. berisyarat dengan jari telunjuk dan jari tengahnya.
Minggu (28/07) Pondok Yatim Al-Hilal menyelenggarakan kegiatan Yatim Expo dengan tema “berbagi dan peduli bersama anak yatim” se-Bandung raya. Alhamdulillah acara berjalan dengan lancar, acara dimulai pukul 10.00 wib yaitu pembukaan dengan sambutan oleh bapak H. Nandang.
Dilanjut dengan seminar “berbagi dan peduli bersama anak yatim” bersama Teh Ninih Muthmainnah dengan dipandu oleh pembawa acara yaitu Teh Hani. Dengan didampingi oleh ibu Hj. Djaudjah, Teh Ninih kali ini bercerita kepada jemaah Majlis Ta’lim dan juga orang tua Santri Tahfidz bagaimana keberkahan hidup bersama anak yatim, beliau bercerita tentang pengalaman-pengalamannya selama mengurus anak yatim, karena beliau sendiri mempunyai Yayasan Yatim Piatu bernama “Daarul Muthmainnah”. begitu indah dan berkah hidup ini bila kita bisa berbagi bersama Anak Yatim.
Tidak hanya Teh Ninih yang berbagi cerita tentang keberkahan anak yatim, Ibu Hj. Djaudjah yang tak lain adalah Pembina dari yayasan Al-Hilal juga ikut berbagi cerita bagaimana asal mula memulai mengurus anak yatim yang membawa dirinya dan suaminya yang tak lain adalah bapak H.Nandang membangun pondok yatim Al-Hilal, segala keberkahan dan kemudahan rizki di dapat setelah beliau mengazamkan diri untuk memulai mengurus anak yatim,
Acara seminar ditutup dengan acara foto bersama dengan Teh ninih dan ibu Hj. Djaudjah, sementara itu anak-anak santri tahfidz Al-Hilal bergegas untuk berwudhu karena adzan dzuhur mulai berkumandang, bertempat di aula darul ilmi anak-anak melaksanakan sholat dzuhur secara berjamaah dengan imam kang Supriadi.
Dengan dibantu oleh kakak-kakak relawan dari Komunitas Sukses Mulia, setelah melaksanakan sholat dzuhur anak-anak dibagi kedalam beberapa kelompok, saat itu yang hadir hanya dari Al-Hilal gegerkalong sementara panti-panti yang diundang dalam acara pemberian santunan masih berada di perjalanan menuju tempat acara. Anak-anak yang sudah di bagi kedalam beberapa kelompok diminta untuk memberi nama kelompoknya, membuat pentas seni berupa drama dan lagu, tak lupa yel-yel kelompok, bersama Kakak-kakak Relawan anak-anak mulai berlatih dengan penuh semangat, di pertengahan latihan, semua yang ada di aula darul ilmi diminta untuk berpindah ke aula darul hajj yang ruangannya lebih luas sehingga acara bisa berlangsung lebih nyaman.

Tibalah acara pentas seni anak-anak berlangsung dengan dipandu oleh Kak Ratih dan Kak Ayu, setiap kelompok menampilkan kreasi seninya, dimulai dengan menampilkan yel-yel dilanjut drama dan ditutup dengan penampilan nasyid, sementara itu anak anak dari panti yang baru datang langsung membuat kelompok dan berlatih dengan cepat, panti Al kautsar yang datang terakhir langsung memberikan penampilan memukau dengan penampilan marawisnya, melihat anak-anak Al-kautsar yang telah terlatih menampilkan marawis, anak anak dari panti lain khususnya Al-Hilal langsung bersemangat ingin dapat berlatih marawis juga.
Setelah melaksanakan sholat ashar secara berjamaah di aula darul hajj dengan imam ustadz Arif dari pondok yatim Al-Hilal Cililin, acara dilanjut dengan penampilan pendongeng nasional Kak Imung yang membawakan cerita tentang kisah masuk islamnya sahabat Nabi Muhammad SAW yaitu Umar bin Khotob, dengan pembawaan yang interaktif disertai dengan nyanyian membuat anak-anak antusias untuk menyimak kisah yang di bawakan oleh kak Imung,
Penampilan dari Bani Hehanusa disela jeda penampilan dari kak Imung membawakan lagu bunda dan lagu ayah membuat acara pada sore hari itu semakin syahdu. Selesai kang Bani menyanyikan lagu kak Imung kembali melanjutkan ceritanya dengan kisah yang berbeda, kali ini kak Imung bercerita tentang Al qomah sahabat nabi yang telah menyakiti hati ibunya, diiringi alunan musik yang lembut diakhir cerita kak Imung mempersilahkan ustadz mulyadi untuk memanjatkan doa
Doa yang diimpin oleh ustadz Mulyadi menambah keberkahan acara hari itu, tak berapa lama terdengar kumandang adzan, anak-anak langsung mengambil posisi duduk saling berhadaan dengan rapi, dengan segelas air dan kurma sebagai tajil anak berbuka puasa dengan hati senang, acara dilanjutkan dengan sholat maghrib dan makan malam. Alhamdulillah nasi boks kiriman dari donatur dapat terbagi semua, semoga keberkahan puasa dari anak-anak dapat mengalir kepada para donator,
Selesai makan, anak-anak kembali berkumpul untuk menyimak acara pemberian santunan kepada 100 anak yatim, dipandu oleh kak Ratih, satu persatu perwakilan panti yang diundang dan perwakilan anak penerima santunan dipersilahakan maju ke atas panggung, santunan diserahkan langsung oleh Bapak H.Nandang selaku Pembina dari pondok yatim Al-Hilal, selesai pembagian santunan acara ditutup dengan doa yang dipimpin oleh bapak H Nandang dan di lanjutkan foto bersama seluruh pengisi dan peserta acara.

Facebook facebook   Twitter twitter   Email email