Pengganda Uang

Posted on 28 March 2012 by admin

Siang ini sekitar pukul sebelas, seorang janda berinisial KD membeli obat sakit kepala dan diikuti kedua anaknya yang sudah yatim. Anak laki-lakinya masih digendong dan satunya lagi perempuan kelas 1 SD. Kebetulan Bu karsinah juga sedang membeli sesuatu di toko yang sama. Bu KD membeli obat, dan jajanan untuk anaknya yang totalnya 2.500. ketika Bu KD hendak membayar, Bu Karsinah dengan sigap mengatakan “Biar saya aja jeng yang bayarin …” (hahaha.. sudah saya transliterasi dari bahasa jawa ngoko). Bu KD pun pulang dengan wajah sumringah dengan kebaikan yang baru diterimanya.

Lima menit kemudian anak Bu Karsinah membeli snack yang harganya 500 rupiah, di bungkusnya tertulis “BERHADIAH”. Si anak ini begitu kaget dan penasaran dengan bungkusan kecil yang bercampur snack mie yang Ia makan. Begitu dibuka ternyata uang Rp. 20.000 benar-benar spektakuler. Ia pun lari menuju Emaknya dengan berteriak kegirangan. Selama dua tahun saya jualan snack baru kali ini ada yang seberuntung itu. menurut catatan saya, hadiah terbesar yang pernah diperoleh adalah 5.000 itupun hanya terjadi dua kali pada tahun lalu. Selebihnya hadiah itu 500-1000 rupiah saja.

Kisah yang sama juga dialami oleh Kerabatku sendiri. Suaminya mengidap kencing batu yang sudah setahun tak kunjung sembuh. Suatu ketika pasangan ini makan disebuah restoran dan ketika hendak pulang, sang istri memasukkan uang 5.000 ke kotak sumbangan Anak Yatim berada dekat pintu keluar. Sorenya ketika sang Suami kencing, Ia mendapati kencingnya berdarah dan sakit sekali. Namun sesudahnya ia merasa lega. Dan ketika diperiksakan ke Dokter, penyakitnya sudah dinyatakan sembuh.

“Jika saat ini anda tengah terbelit hutang atau penyakit menahun, anda bisa melirik Anak Yatim sebagai jalan keluarnya.”

cerita dari kompasiana. Fuad Tohari Source: http://pengasuhanakyatim.wordpress.com

Facebook facebook   Twitter twitter   Email email  

Leave a Reply


Refresh




CHAT DENGAN STAFF KAMI:

Hendra
Iwan Setiawan
Handriana